Perang, perang,dan perang..itulah yang terjadi di timur tengah saat ini. mata dunia terpusat didaerah jalur Gaza dimana Israel dan palestina saling berebut wilayah, dari dulu hingga saat ini kasus ini belum juga usai,bahkan dalam isi kitab suci pun perang ini sudah ditakdirkan hingga hari kiamat tiba. lepas dari sisi agama, mari kita amati respon dari dalam negeri sendiri, banyak yang menyerukan untuk membantu proses perdamaian di sana, menjadi pasukan yang bernai mati untuk negara lain, demo sana - sini. walau begitu pemerintahan luar negeri Indonesia tidka mengadakan hubungan diplomasi dengan bangsa Israel, itu sama saja. sepegetahuan saya ketika Pak Gusdur menjabat sebagai Presiden RI sempat beliau mengusulkan untuk menjalin hubungan diplomasi dengan Israel, tapi usulan itu banyak ditentang oleh pihak - pihak yang radikal dalam keyakinan agamanya. apa daya tangan tak sampai.
kita pasti tahu bahwa organisasi besar dunia(PBB) seperti tidak bisa bertindak apa-apa, aneh memang,mungkin karena negara yang menganggap dirinya polisi dunia/Amerika lebih dominan dalam menyetir peran PBB untuk menanggani kasus-kasus internasional. karena sekutub dekat Amerika adalah Israel sendiri. tidak heran jika kebijakan yang diambil pihak Amerika condong menguntungkan Israel. dalam kalimat kitab suci memang menjadi kenyataan,kenapa? sebagai contoh saya mengutip dalam kitab suci yang isinya " siapa yang memberkati Israel maka berkat yang dari Tuhan pun akan datng bagi bangsa yang memberkati Israel".Amerika adalah negara yang maju,disegani mata dunia, berwibawa.
kenapa kota kecil yang disebut Yerusalem diperebutkan banyak bangsa dari dulu hingga sekarang?,karena di tanah Yerusalem lah semua kepercayaan didunia membaur menjadi satu(kristen,islam,yahudi,katholik). perlu diketahui bahwa 60% penduduk Palestina beragama kristen,jadi jangan anggap perang ini adalah perang agama.itu sanagt brtola belakang dengan fakta yang ada.
sistem luar negeri indonesia adalah bebas aktif,yaitu bebas dalam menjalin hubungan denagn negara lain,dan aktif dalam menyelesaikan persoalan internasional.jadi saya rasa Indonesia sangat perlu untuk menjalin hubungan dengan Israel jika benar-benar memiliki niat untuk membantu mewujudkan perdamaian dunia.thats it!
kita pasti tahu bahwa organisasi besar dunia(PBB) seperti tidak bisa bertindak apa-apa, aneh memang,mungkin karena negara yang menganggap dirinya polisi dunia/Amerika lebih dominan dalam menyetir peran PBB untuk menanggani kasus-kasus internasional. karena sekutub dekat Amerika adalah Israel sendiri. tidak heran jika kebijakan yang diambil pihak Amerika condong menguntungkan Israel. dalam kalimat kitab suci memang menjadi kenyataan,kenapa? sebagai contoh saya mengutip dalam kitab suci yang isinya " siapa yang memberkati Israel maka berkat yang dari Tuhan pun akan datng bagi bangsa yang memberkati Israel".Amerika adalah negara yang maju,disegani mata dunia, berwibawa.
kenapa kota kecil yang disebut Yerusalem diperebutkan banyak bangsa dari dulu hingga sekarang?,karena di tanah Yerusalem lah semua kepercayaan didunia membaur menjadi satu(kristen,islam,yahudi,katholik). perlu diketahui bahwa 60% penduduk Palestina beragama kristen,jadi jangan anggap perang ini adalah perang agama.itu sanagt brtola belakang dengan fakta yang ada.
sistem luar negeri indonesia adalah bebas aktif,yaitu bebas dalam menjalin hubungan denagn negara lain,dan aktif dalam menyelesaikan persoalan internasional.jadi saya rasa Indonesia sangat perlu untuk menjalin hubungan dengan Israel jika benar-benar memiliki niat untuk membantu mewujudkan perdamaian dunia.thats it!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar